"Kak, dari awal udah pengen pake hijab tapi kok kayanya aku ngga cocok ya? Keliatan jelek gitu kalo pake hijab."
- Kamu pake hijab, niatnya karena Lillahi Ta'ala apa karena pujian semata? Lakukan sesuatu karena Allah, in shaa Allah barakah. Kalau niatnya cuma mau jadi objek yang diliat dan dipuji, kenapa harus pake hijab? Kan pake hijab tujuannya memang agar kita dilindungi dari mata-mata yang ngga seharusnya melihat kita. Jelek? Sayang, yang penting kita keliatan cantik di depan Allah dan suami, keliatan jelek di yang lainnya sih ngga masalah. Yuk pake hijab :)
"Pake jilbab tapi kok kelakuannya ngga bener? Jilbabin dulu hatinya, baru kepalanya!"
- Ini memang yang menjadi salah satu 'problem' yang sering dibicarakan kaum remaja. Ketahuilah, hijab dan akhlak adalah perkara yang berbeda. Aku mengenakan hijab, bukan karena akhlakku sudah sangat sempurna. Pun aku melakukan shalat lima waktu bukan karena aku tak pernah melakukan dosa. Berhijab adalah sesuatu yang wajib untuk muslimah. Sesuatu yang 'wajib' dalam arti adalah sangat harus dilakukan. Kenapa? Karena hijab secara tidak langsung kita terhindar dari tatapan-tatapan yang tak halal. Jilbabin dulu hatinya? Ini juga sedikit kurang tepat. Dengan menghijabi aurat, sedikit demi sedikit kita akan mengubah akhlak kita. Tidak seharusnya kamu berkata begitu, kamu tidak tahu bagaimana kami berusaha keras untuk menjadi lebih baik. Kamu tidak tahu bagaimana kami berhati-hati dalam melakukan suatu hal karena takut orang akan menyalahkan hijab yang kami pakai. Sekali lagi, ingat ya, berhijab bukan berarti hanya diperuntukkan untuk orang-orang yang akhlaknya sempurna :)
"Hari gini, pake hijab? Ngga modis ah!"
- Modis atau keren pun tidak harus mengumbar aurat, bukan? Kamu cantik, alangkah lebih baik jika kecantikanmu hanya untuk suamimu nanti. Kalau kita mengaku cinta Allah, kita ngga akan ragu untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, bukan?
"Kamu punya rambut bagus, kenapa harus ditutup-tutupin?"
- Kita tak pernah tahu kapan kontrak kita di dunia ini habis, bukan? Kenapa kita masih menunda-nunda untuk melaksanakan perintah Allah? Sayang rambut? Terus kalau kita mati, rambut kita dibakar di neraka, apa ngga lebih sayang lagi tuh? Rambut adalah mahkota, tapi juga bisa menjadi bumerang untuk diri sendiri nantinya. Karena rambut, kita bisa dilempar ke neraka yang paling dasar. Na'udzubillahi min dzalik. Masih mau pamer rambut? Tutupin yuk :)
( "Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin : "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Al-Ahzab : 33 )
Postingan ini bukan dibuat untuk menyindir siapapun, sekedar self-reminder yang semoga bermanfaat untuk semuanya, In Shaa Allah :)
Muslimah, Let's wear a scarf because of Allah ! Beauty Inside, Pretty Outside In Shaa Allah :)
For more question, ask me by Ask.fm/minaeffendi
Danke
- @minaeffendy -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar