You will never fall in love until get hurt on jealousy. Faktanya,
itu adalah kebenaran. Menyakitkan, bukan? Bisakah kita mencintai seseorang
tanpa harus terluka? Laugh and Tears are
completing each other. Kita tak bisa selamanya bahagia dalam cinta, ada
saatnya kita merasa … tidak bahagia. Karena yang kutahu, tawa dan air mata
adalah sepaket. Bukan bahagia yang mendatangkan cinta, tapi cinta lah yang
mendatangkan bahagia. You’ll happy when
you are with someone you love. In
other side, you’ll get a pain. Kita tak pernah merencanakan kepada siapa
kita akan jatuh cinta. Bagaimana jika kita jatuh cinta kepada orang yang salah?
Karena bagaimanapun, kita akan bertemu dengan orang yang salah sebelum akhirnya
kita akan bertemu dengan orang yang tepat. Love
can be hurt. Kita tak pernah tahu apakah perasaan kita akan menyakiti orang
lain.
Terkadang Tuhan hanya
mempertemukan, bukan menyatukan. Kita tak tahu apakah kita bertemu dengan
seseorang hanya untuk singgah, atau tinggal menetap. Takdir tidak semudah
membalik-kan telapak tangan. Semuanya butuh process
and progress. Tak ada yang bisa mengubah takdir kecuali kita sendiri,
dengan campur tangan Tuhan tentunya. Ketika kau mulai yakin kepada satu orang,
cukup tataplah seseorang itu, tuntun dia berjalan menemukan takdir. Tak peduli
apakah dia akan menyakitimu, atau terluka, genggamlah tangannya dan jangan
pernah melepasnya. Ingatlah, tak selamanya apa yang kaumiliki akan menjadi
milikmu dan selama itu masih milikmu, pertahankan. Usahakan untuk tidak
menyakiti seseorang yang memilihmu menjadi pemilik hatinya.
Cinta itu bukan tentang bagaimana
kita tidak pernah menyakiti, tapi tentang bagaimana kita berusaha untuk saling
menguatkan ketika kita tersakiti. Cinta bukan tentang siapa yang salah, tapi
tentang siapa yang memilih mengalah demi mempertahankan untuk saling bersama. Cinta
bukanlah tentang siapa yang paling banyak berkorban, tapi cinta adalah tentang
menghargai pengorbanan sekecil apapun itu.
Seringkali kita bertengkar,
mempermasalahkan sesuatu yang sebenarnya bukan masalah. Kita pernah menyerah,
namun pada akhirnya itu hanya menyiksa diri kita masing-masing. Bagaimana-pun
cinta menyakiti, ingatlah cinta juga memberimu kebahagiaan. Bertahanlah dengan
apa yang kaumiliki sekarang. Ganbatte!
Sejujurnya, aku merindukanmu…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar